Lanjutkan ke Netlog

detik lain
Halaman profil dari novrizalaceh

novrizalaceh

laki-laki - 39 tahun, Banda Aceh, Indonesia
52 pengunjung

Blog / Sampah Kakao

Senin, 18 Oktober 2010 jam 03:38

Apakah anda petani kakao? jika bukan anda pasti senang dengan kakao yang produksi akhirnya lebih dikenal dengan coklat, shokolate ataupun chocholate? yum, ini produk yang sangat enak......dan asik apalagi jika di musim dingin, karena coklat ini dalam bentuk cair diminum hangat sangat baik untuk menghangatkan badan. kembali pada judulnya, mungkin teman-teman bertanya kenapa sampah kakao? ternyata menurut penelitian, sampah kakao yang terbesar ada dua macam yaitu daun kakao (kering ataupun hijau) dan kulit kakao. dalam tulisan ini saya akan membahas sampah kakao yang berasal dari kulit kakao atau disebut juga dalam bahasa inggris Pod ( cacao Pod = kulit kakao). si kulit kakao ini ternyata punya keuntungan dan kekurangannya tergantung dari manajemen petani terhadap lahannya. Jika kulit kakao dijadikan / dirubah menjadi kompos ini sangat baik sekali (cara merubah kulit kakao menjadi kompos akan dibahas selanjutnya), tetapi yang terjadi saat ini kulit kakao menjadi sampah yang bertebaran di lahan kakao, dibuang sembarangan tanpa pengelolaan yang baik sehingga menimbulkan masalah besar. besar jika sudah menyangkut kesehatan si Petani dan masyarakat sekitar. Menurut penelitian (saya lupa jurnalnya) kulit kakao dengan bentuk fisikseperti mangkuk sangat mudah menampung air jika hanya diletakkan sembarangan (jika komposting kakao dapat dikuburkan atau ditutup dengan plastik untuk pembusukan). sampah kakao tersebut jika dalam jumlah ratusan ton di dalam lahan ribuan hektar akan menyebabkan meledaknya pupulasi nyamuk yang dapat membawa bermacam penyakit menular dan berbahaya dimana salah satunya adalah : DBD ( Dengue atau Demamberdarah) , malaria, dan yang jumlahnya meledak saat ini khususnya pada areal perkebunan kakao adalah Cikunguya. dari tulisan ini saya ingin mengingatkan teman-teman petani kakao serta saudara saya semua untuk lebih arif dalam melihat persoalan ini, jangam buang sampah sembarang bukan hanya slogan tetapi jadikan itu kebiasaan baik yang menguntungkan bagi kita sendiri, keluarga dan masyarakat di lingkungan kita. Hidup Kakao dan hidup Organik.


Komentar

Kamu harus login untuk memposting komentar. Saya belum mempunyai account, daftar sekarang!
Rating kamu: 0
tidak ada rating